Tuliskan Deskripsi Yang Akan Anda Tampilkan

Sabtu, 24 Mei 2014

Cerita Anak "Pentas Seni Ayu" cerita pendek


Hari ini sepulang dari sekolah Ayu tidak tampak girang seperti biasanya. Memberi salam kepada ibunya pun dengan nada yang memelas. Ibu yang sedang membaca koran merasa bingung, kemudian menghampiri Ayu.

“Ada apa sayang? Apakah kamu sakit?”

Ayu  menggeleng.

“Atau kamu mendapat nilai jelek?”

“Bukan, Ibu.”

“Lalu apa yang membuat anak Ibu cemberut begini?” tanya Ibu sambil mengelus lembut rambut Ayu

“Ayu bingung Bu. Tadi Ayu ditunjuk oleh wali kelas untuk membacakan puisi di pentas sekolah dua minggu lagi. Ta.. tapi Ayu kan belum pernah baca puisi sebelumnya Bu. Ayu tidak bisa…”

“Kenapa Ayu merasa tidak bisa? Sudah pernah mencoba?”

“Belum sih Bu, tapi kan belum pernah. Nanti kalau jelek gimana?”

“Tenang,Sayang.Kalau rajin berlatih pasti bisa. Jangan pernah takut mencoba! Nanti kita latihan bersama ya.”

Ayu mengangguk kemudian memeluk erat ibunya.

*** Setiap sore Ayu berlatih membaca puisi bersama ibunya di teras belakang rumah.

*** Tibalah hari diadakannya pentas sekolah. Ayu sudah siap di belakang panggung dengan puisinya. Diintipnya suasana dari balik tirai, sungguh sangat ramai. Di antara sekian banyak orang yang datang, Anita melihat ayah dan ibunya di bangku penonton. Ia tersenyum lebar. Rasa takut dan khawatir kini tak lagi menghinggapinya. Ketika namanya dipanggil, Ayu maju ke panggung dan membacakan puisi dengan lancar dan indah. Semua penonton yang hadir bertepuk tangan gembira. Guru dan teman-temannya memberikan selamat kepadanya setelah selesai pentas.

2 komentar:

  1. cerita non fiksi itu kyaknya sayang... itu bukan crita khayalan

    BalasHapus
  2. kan bpak suruh cerita terserah cerita apa , trus saya pilih yg ini , ndak ada yg salah saya sudah kasih liat bapak ..

    BalasHapus